menghilangkan rasa marah
menghilangkan rasa marah
KENAPA ORANG HARUS MARAH?
Kalau saja di dunia ini orang tidak mengumbar rasa marah, betapa sunyinya dunia ini.Tentunya TV swasta tidak akan saling berlomba-lomba membuat berita perampokan,pembunuhan,pemerkosaan,kerusuhan,dan masih banyak lagi.
“perampokan” bisa dikatakan sebagai ekspresi rasa marah,bisa saja bila motifnya balas dendam. Begitu pula dengan pembunuhan,pemerkosaan dan kerusuhan. Semuanya menyimpan energi yang bersifat “negatif”
Lalu timbul pertanyaan,”apakah orang tidak boleh memiliki rasa marah?” boleh-boleh saja,asalkan “dikemas”dalam bentuk yang “apik dan rapih”.Atau dalam bahasa psikologinya adalah diekspresikan dalam bentuk yang lebih proporsional, dengan mempertimbangkan tempat ,waktu,dan sasaran dari kemarahan tersebut.
Untuk lebih jelas mari kita ulas lebih dalam lagi.
Definisi rasa marah adalah “suatu reaksi emosional akut yang ditimbulkan oleh banyak hal (suasana rangsangan),seperti ancaman,serangan,konfik,kekecewaan,dll,dan ditandai dengan tanggapan yang kuat dari sistem syaraf yang ada”
Sedangkan penyebab dari rasa marah adalah:
- Karena tersinggung,biasanya terjadi pada orang-orang yang oversensitf terhadap lingkungan,akibatnya sering terjadi salah persepsi dan akhirnya timbul rasa marah yang tidak menentu.
- Karena merasa diri tidak mampu,merasa minder dan kurang percaya diri ,sehingga mudah untuk mengalami putus asa,akhirnya ia marah kepada dirinya sendiri.
- Karena egois, biasanya mereka yang memiliki ambisi berlebihan,bila keinginannya tidak terpenuhi maka reaksinya akan marah.
- Karena sakit yang berkepanjangan,seperti mereka yang menderita penyakit kronis atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan,sehingga mengganggu keseimbangan emosinya dan akhirnya timbul rasa marah yang berkepanjangan.
- Karena frustasi atau konflik, akibatnya dari tujuan utama yang tidak terpenuhi,sehingga reaksinya tidak terarah dan bersifat destruktif. Biasanya lingkungan yang menjadi korban,baik lingkungan keluarga atau lingkungan yang berada disekitarnya
“EKSPRESI RASA MARAH ATAU PERILAKU RASA MARAH DAPAT BERBENTUK:”
- Mengumpat,mencacimaki.
- Memukul,menggigit,menyerang.
- Menyakiti diri sendiri.
- Menarik diri dari lingkungannya.
- Menyalahkan diri sendiri.
- Memendam rasa marah.
Lalu timbul pertanyaan , kenapa ekspresi rasa marah tiap orang berbeda-beda?
ada dua faktor yang dapat mewarnai ekspresi rasa marah,yaitu:
-”FAKTOR INTERNAL”
Yang berkaitan dengan kepribadian seseorang,apakah ia bersifat introvert/ekstrovert.Kalau introvert,dalam mengekspresikan rasa marah bersifat halus dan kedalam,maksudnya lebih memendam perasaan , sedangkan ekstrovert kalau marah akan dilampiaskan kepada objek penyebab rasa marahnya.
-”FAKTOR EKSTERNAL”
Faktor eksternal sangat berpengaruh pula dalam ekspresi rasa marah,yaitu lingkungan.
Karena lingkungan disekitarnya dapat memberi contoh untuk mengekspresikan rasa marah seseorang.
“CARA EFEKTIF MEREDAM RASA MARAH”
PERTAMA.
Pada saat rasa marah timbul,coba kita mencoba menenang aliran darah yang mengalir cepat dalam tubuh dengan cara menghitung pelan-pelan sebanyak 30x.
KEDUA.
Tangguhkan rasa marah tersebut dengan mengalihkan kepada hal-hal yang memberi nilai sebaliknya untuk kita,misalnya musik olahraga atau jalan-jalan.
KETIGA.
Evaluasi lagi rasa marah tersebut , apakah tepat kalau kita bereaksi marah . Siapa tau kita terlalu oversensitif atau terlalu berfikir negatif.
KEEMPAT.
Buatlah alternatif-alternatif pemecahan dari inti masalah . Jangan dibiarkan menggantung . Karena dapat menyebabkan perilaku kita menjadi tidak bebas , bahkan dapat mewarnai perilaku kita selanjutnya.
KELIMA.
membasuh diri dengan air. misal cuci muka atau bagi umat muslim bisa berwudhu dan Lebih mendekatkan diri kepada ALLAH SWT(TUHAN YANG MAHA ESA) bahwa dengan adanya rasa marah atau masalah , seseorang akan semakin sabar dan matang .










4 Maret 2010 at 10:11 am
nice posting..
thanks dan berkunjung..
keep blogging..
masih baru di blog..?
4 Maret 2010 at 7:44 pm
iya… baru mulai awal tahun… terimakasih sob atas komentarnya…
4 Maret 2010 at 10:57 am
thx tipsya, saat ini hati saya cukup gundah gulana, tipsnya sangat bermanfaat
4 Maret 2010 at 7:43 pm
terimakasih sob..
4 Maret 2010 at 2:58 pm
Tulisan ini juga salah satu bentuk mengajak kepada kebaikan, dan mengingatkan org bahwa marah itu lebih banyak meruginya…
Terimakasih kunjungannya ke tempat saya mas…
salam kenal
4 Maret 2010 at 7:39 pm
sama sama….
5 Maret 2010 at 2:23 am
Ulasan yang lengkap tentang marah.
Lebih lengkap lagi setelah menerapkan pada masing2 pribadi..
Trims infonya. Mudah2an saya tidak tergolong mudah marah.
5 Maret 2010 at 7:33 am
amien… juga termasuk saya… karena terkadang saya jg sering marah…. hkhkhk
5 Maret 2010 at 11:52 pm
nice tips, terus berkarya brow
http://www.manismanja.wordpress.com
yuda-lesmana.blogspot.com
6 Maret 2010 at 8:56 am
thanks bro…………..
9 Maret 2010 at 3:12 pm
nice post